Festival Lampion Terkenal di Asia

Selain keindahan alam, daya tarik pariwisata Indonesia juga terletak pada beragam budayanya. Data dari Kementerian Pariwisata sendiri mengatakan bahwa hingga 60 persen turis asing datang ke Indonesia karena alasan budaya. 35 persen lainnya adalah karena alam, dan 5 persen sisanya disebabkan oleh alasan buatan manusia seperti MICE, pertemuan, insentif, pameran konferensi, pariwisata olahraga dan wisata buatan lainnya.

Salah satu acara budaya yang menjadi tempat wisata Indonesia adalah monumen hari Waisak di Borobudur. Bukan tanpa alasan bahwa peringatan dari Waisak di Borobudur selalu semarak dengan lentera yang menarik perhatian banyak wisatawan, tidak hanya karena keindahannya, tetapi juga suasana damai dan khidmat yang ditawarkan.

Festival Hoi An, Vietnam

Ketika festival Hoi An diadakan, listrik di kota tua Hoi An dimatikan dan lampu lalu lintas dialihkan sehingga jalan menjadi milik seluruh masyarakat. Festival itu sendiri diadakan setiap bulan selama bulan purnama. Selain lentera, ada juga tradisi menghilangkan lilin di atas kertas berbentuk perahu berwarna-warni.

Festival Lampion Kue Bulan, China

Festival ini diadakan dalam kalender Cina setiap 8 bulan sebagai bentuk rasa terima kasih atas panen berlimpah. Festival ini dirayakan pada bulan purnama dan akan menjadi momen untuk makan kue bulan dan minum teh bersama keluarga. Suasananya lebih hidup karena setiap rumah dan setiap sudut jalan dihiasi dengan lentera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *