Lain Lain

Lakukan Ini Ketika Pengajuan Pinjaman Bisnis Ditolak

Permodalan seringkali menjadi kendala bagi para pengusaha, terutama untuk mengembangkan usahanya. Solusi yang dapat diambil adalah meminjam modal dari bank, investor atau lembaga keuangan lainnya. Namun, meski sudah Anda rencanakan dengan baik, pengajuan kredit ditolak. Jika demikian, jangan mengira semua rencana rusak. Pebisnis dan manajemen sukses Jared Hecht telah memberikan beberapa tips seperti dilansir Inc-Asean.

Minta penjelasan

Jangan biarkan diri Anda kecewa. Setiap penolakan memiliki penjelasan. Tanyakan mengapa pengajuan kredit bisnis Anda ditolak. Karenanya, jika nanti Anda mengajukan pinjaman lagi, Anda tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Periksa bisnis dan status kredit Anda

Hargai status dan pengalaman Anda dengan lembaga keuangan. Semuanya tercatat dalam Sistem Informasi Perkreditan (SID) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika Anda sering terlambat dan hutang kartu kredit Anda menunggak, sering terlambat membayar cicilan mobil atau rumah, status kredit Anda akan negatif.

Selain status kredit pribadi, kondisi bisnis juga memengaruhi pengajuan pinjaman. Durasi bisnis, produk, hubungan keuangan perusahaan, pinjaman komersial sebelumnya adalah beberapa parameter yang akan dipertimbangkan investor atau bank.

Meningkatkan keuangan bisnis

Jenis usaha dan penilaian kredit (BI Inspection) menjadi hal utama untuk mendapatkan pembiayaan. Oleh karena itu, fokuslah pada peningkatan pendapatan, peningkatan arus kas dan keuangan perusahaan.

Mengevaluasi untuk menemukan kekurangan bisnis, meningkatkan rasio keuangan, memeriksa pertumbuhan bisnis versus pertumbuhan rata-rata industri, ini dapat menjadi pertimbangan penting untuk perbaikan diri.

Jangan lupa untuk memperhatikan rasio utang terhadap PDB (Debt Equity Ratio atau DER). Bagilah jumlah yang terhutang dengan total ekuitas Anda. Rasio hutang terhadap PDB yang optimal adalah rasio dimana rasio hutang (kewajiban) dan ekuitas sama dengan DER.

Jika rasio hutang terhadap PDB kurang dari 0,5 kali, ini berarti sebagian besar aktivitas perusahaan dibiayai melalui ekuitas. Jika rasionya lebih besar dari 0,5 kali, sebagian besar aktivitas perusahaan dibiayai melalui hutang. Nilai normal rasio utang terhadap PDB biasanya 0,6-0,7 kali. Namun, setiap sektor memiliki penilaian khusus dan berbeda dari satu jenis sektor ke sektor lainnya.

Pertimbangkan untuk mendapatkan dana dari pihak lain

Jangan terlalu fokus pada penolakan. Temukan sumber pendanaan lain yang memungkinkan. Anda dapat mencoba alternatif yang lebih mudah untuk pembiayaan peer to peer landing (P2P). Asal tahu saja, bunga biasanya lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *