Mitos Cara Cepat Hamil Paling Populer dan Bisa Dicoba

Masyarakat Indonesia mempunyai banyak sekali mitos yang sudah menjadi legenda dan bahkan juga dipercaya oleh sebagian orang. Mitos tersebut masih bertahan sampai sekarang di tengah masyarakat bisa jadi karena masyarakat yang mempunyai kebiasaan mendengar dan berbicara, bukan membaca. Dari berbagai mitos yang ada di masyarakat, salah satunya adalah mitos mengenai cara cepat hamil yang paling populer. Ada banyak sekali mitos mengenai hal ini misalnya yang paling umum adalah mengenai makan toge agar cepat hamil. Selain itu juga masih banyak mitos mengenai kehamilan lainnya yang paling populer dan belum diketahui keakuratannya apabila dilihat dari sisi medis seperti berikut ini:

  1. Mengkonsumsi obat batuk untuk cepat hamil
    Mitos pertama yang populer mengenai cara untuk hamil adalah dengan banyak mengkonsumsi obat batuk. Hal tersebut sudah menjadi mitos yang populer dan banyak dikenal oleh orang, bahkan juga tidak sedikit yang percaya dan mempraktekkan hal tersebut. Mitos ini sendiri mempunyai dasar karena dalam obat batuk mengandung guaifenesin yang dapat untuk membuat sperma lebih cepat sampai ke sel telur, sehingga hal tersebut akan lebih mudah untuk membuat kehamilan. Fakta dari mitos ini adalah guaifenesin memang digunakan untuk terapi pasangan bagi yang mengalami gangguan infertilitas. Akan tetapi apabila kemudian mengkonsumsi banyak obat batuk dapat membuat cepat hamil, belum pernah ada penelitian yang mendukung teori tersebut.
  2. Wanita di atas 40 tahun tidak bisa hamil
    Mitos selanjutnya yang beredar mengenai kehamilan adalah harus hamil di usia muda. Dimana usia yang cocok untuk kehamilan adalah yang matang yaitu tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Oleh karena itu, usia wanita untuk hamil disarankan sekitar 20 hingga 30 tahunan. Akan tetapi ada juga mitos yang mengatakan bahwa wanita yang mempunyai usia di atas 40 tahun tidak bisa untuk hamil. Hal tersebut tentu saja salah, karena apabila wanita masih mengalami menstruasi dan belum menopause maka wanita masih bisa hamil. Akan tetapi untuk wanita di atas usia 40 tahun memang lebih sulit hamil dan juga mempunyai resiko keguguran lebih besar.
  3. Mengadopsi bayi untuk jadi pemancing kehamilan
    Mitos agar hamil selanjutnya adalah dengan mengadopsi bayi maka akan membuat Anda lebih cepat hamil. Hal ini merupakan mitos yang dipercaya banyak orang padahal belum terbukti secara ilmiah. Mitos ini sendiri dapat banyak dipercaya oleh sebagian orang karena melihat kasus beberapa pasangan yang sukses untuk mendapatkan momongan karena mengadopsi bayi terlebih dahulu. Akan tetapi sekali lagi hal tersebut tidak bisa menjadi pedoman dan sebaiknya dilakukan pemeriksaan dan usaha untuk mendapatkan bayi dengan cara lebih ilmiah.
  4. Wanita harus orgasme
    Mitos selanjutnya yang populer adalah seorang wanita harus orgasme karena apabila mengalami orgasme maka sperma akan masuk ke serviks sehingga dapat menuju tuba falopi dan membuat wanita cepat hamil. Orgasme merupakan hal yang penting ketika berhubungan seksual, tetapi hal tersebut bukan menjadi faktor untuk pembuahan dapat terjadi. Orgasme hanya akan dapat untuk membantu pergerakan sperma menuju serviks menjadi lebih cepat.
  5. Mengangkat kaki setelah berhubungan seksual
    Mitos terakhir mengenai cara cepat hamil yang banyak dilakukan adalah mengangkat kaki selama 20 menit setelah berhubungan seksual dengan pasangan. Hal ini menjadi teori yang banyak dipraktekkan karena terdengar masuk akal karena sperma akan lebih cepat bertemu dengan sel telur. Akan tetapi hal tersebut tidak berpengaruh sehingga tidak perlu mengangkat kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *